Masjid Sunan Kalijaga : Warisan Sejarah berumur lebih dari 500 tahun
Dwi Wardani 14 Mei 2026 19:07:04 WIB
Masjid Sunan Kalijaga di Padukuhan Blimbing, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul ini berbeda dengan masjid pada umumnya. Sesuai namanya, konon masjid ini merupakan peninggalan Sunan Kalijaga. Sehingga diyakini umurnya cukup tua.
berdasar cerita tutur yang diterima, pertama kali bangunan yang didirikan bukan merupakan masjid, melainkan Tajuk, Tajuk merupakan bangunan kecil untuk beribadah Umat Islam Pada Zaman Dahulu Dibangun kurang lebih pada tahun 500 Masehi. Selain Tajuk juga dibangun sebuah sumur yang letaknya di sebelah selatan Tajuk.
Tajuk didirikan oleh Sunan Kalijaga untuk tempat beribadah Ki Ageng Pemanahan. Ki Ageng Pemanahan atau yang memiliki nama muda Ki Bagus Kacung berada di wilayah tersebut sedang menjalankan semedi atau tapa guna mencari petunjuk mengenai wahyu keraton atas arahan Sunan Kalijaga.
Disela menjalankan rutinitas bertapa di sebuah bukit yang mulanya bernama Kembang Semampir, Tajuk digunakan oleh Ki Ageng Pemanahan untuk beribadah. Letak Tajuk berjarak sekitar beberapa ratus meter dari dari lokasi bertapa yang kini dikenal dengan sebutan Kembanglampir. Lambat laun, warga sekitar kemudian memanfaatkan Tajuk tersebut. Warga merawat peninggalan Sunan Kalijaga itu dari generasi ke generasi.
Dahulu dikisahkan Turun temurun Hilangnya kubah Tajuk berbahan tanah liat tersebut diakibatkan oleh perbuatan orang-orang Belanda. Kubah hilang tanpa diketahui keberadaannya usai Tajuk dibakar oleh penjajah. Konon, ketika Belanda hendak menghakimi orang yang dianggap bersalah, setiap kali bersembunyi di dalam Tajuk selalu selamat. Melalui mata-mata Belanda, barulah diketahui bahwa tempat persembunyiannya berada di dalam Tajuk. Sehingga agar Tajuk tidak digunakan oleh warga untuk bersembunyi maka dibakarlah Tajuk tersebut.
Saat hendak dibangun kembali, warga masyarakat tak lagi memiliki Kubah sebagai penutup atap. Warga kemudian berinisiatif membelinya di wilayah Klaten. Marjiyo melanjutkan kisah, berangkatlah tiga tokoh warga hendak membeli Kubah baru. Di tengah perjalanan tiga warga bertemu seseorang yang membawa Kubah. Setelah niat membeli Kubah disampaikan, seseorang tersebut menawarkan Kubah yang dibawanya.
Terjadilah kesepakatan jual beli kubah tersebut. Namun, saat ketiga orang menunduk hendak mengambil uang yang diselipkan di balik baju, orang misterius si penjual Kubah menghilang. Ketiganya lantas menduga bahwa orang tersebut Sunan Kalijaga. Kubah tersebut juga diyakini merupakan kubah yang lenyap saat Tajuk dibakar oleh Belanda. Kubah itu tetap terpasang hingga saat ini.
Seiring waktu berjalan, bagunan Tajuk diperbesar. Seingat Marjiyo pernah dipugar sedikitnya tiga kali. Dua kali pemugaran yang ia ingat terjadi pada 1982 dan 1998. Saat ini Masjid berukuran 9 x 16 meter persegi. Terdiri dari satu bangunan utama masjid dan serambi.
Dahulu masyarakat di desa setempat menjadikannya pusat ibadah terbesar. Bahkan sebagian masyarakat dari luar desa juga ikut beribadah di masjid ini. Karena bangunan Masjid semakin bertambah banyak sehingga saat ini masjid Sunan Kalijaga sebatas digunakan oleh warga di Padukuhan Blimbing saja.
Bulan Puasa Tahun 2025 Masjid Sunan Kalijaga menerima Syafari Tarawih Dari Bupati Gunungkidul Ibu Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P.,
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Masjid Sunan Kalijaga : Warisan Sejarah berumur lebih dari 500 tahun
- Pertapan Kembang Lampir Turunya Wahyu Mataram Islam
- Desa Prima Sekar Maju Girisekar Hadirkan Aneka Camilan Tradisional di Pasar Njowa
- Pengumuman Libur Nasional dan Cuti Bersama Kalurahan Girisekar
- INFORMASI PENYELENGGARAAN PEMERINTAH KALURAHAN 2025
- PEMBAGIAN BANTUAN BERAS DAN MINYAK CPP KALURAHAN GIRISEKAR BERJALAN LANCAR
- Panewu Panggang Tinjau Lokasi Program Pembangunan Talud Gotong Royong di Padukuhan Blimbing
Komentar Terkini
-
Wahyu Antoro
terima kasih buat pemdes girisekar,,semoga semakin...baca selengkapnya
15 Maret 2019 10:25:27 WIB -
Suhardi
Selamat p. Suradi smg bermfaat untuk ummat Dan smg...baca selengkapnya
23 Januari 2019 21:30:05 WIB -
Bowo
admin mbok di update Produk peraturan Desa yang su...baca selengkapnya
29 Oktober 2018 11:43:09 WIB -
Pengusulan jalan tembus dari burondo waru tembus g...baca selengkapnya
18 Januari 2018 22:53:01 WIB -
wahyu
semakin maju pemdes,,,terima kasih atas pelayanan ...baca selengkapnya
12 Januari 2018 20:22:33 WIB -
suradiyanto
Senada dengan sambutan Kepala Desa Kemadang, Camat...baca selengkapnya
23 September 2017 23:30:46 WIB -
suradiyanto
Bravoooo...Girisekar...baca selengkapnya
23 September 2017 23:26:08 WIB -
maryono
ayo do makaryo mbangun desa lurr...baca selengkapnya
23 Maret 2017 09:40:37 WIB -
mr. x
mohon untuk batas wilayah desa girisekar disertaka...baca selengkapnya
06 Maret 2017 13:14:22 WIB -
Pemdes
JBM (Jam Belajar Masyarakat)...baca selengkapnya
24 Februari 2017 09:54:05 WIB
Layanan Pengaduan
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |













