Pertapan Kembang Lampir Turunya Wahyu Mataram Islam
Dwi Wardani 14 Mei 2026 18:48:50 WIB
Pertapaan Kembang Lampir Adalah Tempat sakral Petilasan Ki Ageng Pemanahan melakukan tapa atau semedi untuk meminta petunjuk mengenai wahyu keraton. Sedangkan ditempat lain, saudara Ki Ageng Pemanahan, yaitu Ki Ageng Giring III juga melakukan semedi. Kedua keturunan Brawijaya V tersebut melakukan semedi dalam rangka melaksanakan petunjuk Sunan Kalijaga berkelana mengunjungi tempat yang sekarang disebut Gunungkidul. Dalam tapanya, Ki Ageng Pemanahan mendapatkan wahyu untuk segera meminun air kelapa gading yang ditanam Ki Ageng Guring III. Di saat yang bersamaan, Ki Ageng Giring juga tengah melakukan ritual yang sama dan berlainan tempat. Namun dalam wangsit yang sama, akhirnya Ki Ageng Pemanahan yang meminum air kelapa terlebih dahulu sehingga mendapatkan wahyu kerajaan Mataram. Peristiwa ini menjadi awal berdirinya Kerajaan Mataram Islam. Tempat ini dipercaya menjadi tempat yang dianggap sebagai turunnya wahyu Kerajaan Mataram yang kemudian pecah menjadi Keraton Yogyakarta Hadiningrat dan Keraton Surakarta Hadiningrat.
Bekas tempat bertapa Ki Ageng Pemanahan semacam goa kecil di atas bukit, lokasi pertapaan Mbang Lampir sangat hening dan nyaman untuk dikunjungi. Di sekelilingnya terdapat pohon-pohon besar yang tumbuh di sekitar pertapaan, sebagian besar ditanam oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX, dan pohon tertua yang masih ada hingga saat ini yakni pohon Sawon. Tempat ini sangat sakral, sehingga ada peraturan yang harus ditaati. Beberapa larangan di antaranya, saat naik pengunjung tidak boleh memakai sandal, tidak boleh mengambil gambar atau memotret di lokasi utama, hanya diperbolehkan dari luar pintu gerbang atau dari bawah.
- Alamat: Padukuhan Blimbing, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
- Jarak Tempuh: Sekitar 17 kilometer dari pusat Kota Kabupaten Gunungkidul atau 40 kilometer jika ditempuh dari Kota Yogyakarta melalui jalur Imogiri, Bantul.
- Suasana: Lingkungan situs sangat hening, sejuk, dan dikelilingi oleh pepohonan besar yang rindang.
- Turunnya Wahyu: Menurut catatan sejarah tempat ini menjadi titik krusial di mana Ki Ageng Pemanahan mendapat petunjuk gaib untuk meminum air kelapa gading muda milik saudaranya, Ki Ageng Giring III, demi menurunkan raja-raja Mataram.
- Perlindungan Kraton: Situs ini merupakan aset budaya yang istimewa bagi Kraton Kasultanan Yogyakarta. Berdasarkan data cagar budaya kompleks ini dipugar oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX pada kurun waktu 1971–1977 dan dijaga langsung oleh abdi dalem kraton.
- Kompleks Bangunan: Di dalam area petilasan terdapat bangunan utama bernama Wuwung Gubug Mataram yang menjadi lokasi ritual topo ngluweng. Tempat ini juga menyimpan pusaka Songsong Ageng Tunggul Naga serta dihiasi tiga patung tokoh sejarah: Kyai Ageng Butuh, Kyai Ageng Pemanahan, dan Panembahan Senopati
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Masjid Sunan Kalijaga : Warisan Sejarah berumur lebih dari 500 tahun
- Pertapan Kembang Lampir Turunya Wahyu Mataram Islam
- Desa Prima Sekar Maju Girisekar Hadirkan Aneka Camilan Tradisional di Pasar Njowa
- Pengumuman Libur Nasional dan Cuti Bersama Kalurahan Girisekar
- INFORMASI PENYELENGGARAAN PEMERINTAH KALURAHAN 2025
- PEMBAGIAN BANTUAN BERAS DAN MINYAK CPP KALURAHAN GIRISEKAR BERJALAN LANCAR
- Panewu Panggang Tinjau Lokasi Program Pembangunan Talud Gotong Royong di Padukuhan Blimbing
Komentar Terkini
-
Wahyu Antoro
terima kasih buat pemdes girisekar,,semoga semakin...baca selengkapnya
15 Maret 2019 10:25:27 WIB -
Suhardi
Selamat p. Suradi smg bermfaat untuk ummat Dan smg...baca selengkapnya
23 Januari 2019 21:30:05 WIB -
Bowo
admin mbok di update Produk peraturan Desa yang su...baca selengkapnya
29 Oktober 2018 11:43:09 WIB -
Pengusulan jalan tembus dari burondo waru tembus g...baca selengkapnya
18 Januari 2018 22:53:01 WIB -
wahyu
semakin maju pemdes,,,terima kasih atas pelayanan ...baca selengkapnya
12 Januari 2018 20:22:33 WIB -
suradiyanto
Senada dengan sambutan Kepala Desa Kemadang, Camat...baca selengkapnya
23 September 2017 23:30:46 WIB -
suradiyanto
Bravoooo...Girisekar...baca selengkapnya
23 September 2017 23:26:08 WIB -
maryono
ayo do makaryo mbangun desa lurr...baca selengkapnya
23 Maret 2017 09:40:37 WIB -
mr. x
mohon untuk batas wilayah desa girisekar disertaka...baca selengkapnya
06 Maret 2017 13:14:22 WIB -
Pemdes
JBM (Jam Belajar Masyarakat)...baca selengkapnya
24 Februari 2017 09:54:05 WIB
Layanan Pengaduan
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |













